Tertanam Bertumbuh dan berbuah dalam Gereja Lokal

Setiap orang percaya harus beribadah di gereja dan tergabung dalam sebuah gereja lokal. Mengapa demikian? Kita akan mempelajari esensi dari tertanam dalam gereja lokal.

Banyak orang Kristen berpindah-pindah untuk beribadah dari minggu ke minggu dan mereka tidak tergabung dalam suatu jemaat lokal. Mengapa dengan mudah mereka berpindah gereja dari satu gereja ke gereja yang lain?

  • suasana tidak enak atau tidak cocok
  • masalah dengan pemimpin
  • putus cinta
  • dan lain-lain

BAGAIMANA KITA DAPAT BERTUMBUH DALAM GEREJA LOKAL?

“…mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita.

Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar…”

Mazmur 92:14-15

 

BENIH

Orang percaya digambarkan seperti benih. Benih ini yang nantinya akan ditanam di dalam suatu tanah yang tetap (gereja lokal). Memilih gereja lokal yang tepat adalah satu keputusan yang amat penting bagi setiap kita. Beberapa faktor yang menyebabkan seseorang memilih gereja lokalnya adalah Kekerabatan (Fellowship), Kepemimpinan, Pelayanan, Doktrin, Ukuran Gereja, dan lain-lain. Faktor-faktor tersebut menyebabkan seseorang mengasihi gereja lokalnya dan mau tertanam dalam gereja tersebut.

TERTANAM DAN BERAKAR

Awal mula kehidupan sebuah tanaman berasal dari sebuah benih yang mati dan ditanam dalam suatu tanah yang tetap, kemudian berakar dengan kuat serta bertumbuh dengan sehat sehingga tanaman tersebut dapat menghasilkan buah yang lebat. Begitu juga dengan kehidupan kekristenan, berasal dari benih yang mati (dibaptis), ditanam dan berakar (berjemaat) dalam gereja lokal yg tetap, bertumbuh dengan sehat, dan berbuah banyak sehingga buahnya dapat dinikmati oleh lingkungan sekitar kita.

Bagaimana kita dapat tertanam dan berakar dengan baik?

  1. Mendukung visi gereja lokal

Setiap gereja pasti memiliki visi yang didapat dari Tuhan. Visi gereja Bethany adalah Succesful Bethany Families. Sebagai jemaat gereja, kita haru memahami dan mendukung visi tersebut. Bukan sekedar membuat gereja mencapai tujuannya, tetapi juga menghidupi visi tersebut dalam keseharian kita.

  1. Menghormati dan mendukung pemimpin

Tidak ada pemimpin yang sempurna. Setiap pemimpin memiliki otoritas dan yang memberikan otoritas tersebut adalah ALLAH sendiri (Roma 13:1). Jika taat kepada pemimpin, maka kita akan mendapat perlindungan dari Allah (Ibrani 13:17). Apa akibatnya jika kita tidak menghormati pemimpin? Tidak ada perlindungan dan tuntunan yang jelas.

  1. Menjaga kesatuan gereja

Tuhan menghendaki agar kita sebagai umatNya bersatu (Yohanes 17:11). Oleh karena itu, menjaga kesatuan gereja adalah tugas kita. Yang harus kita utamakan adalah mengasihi jiwa-jiwa yang ada di dalam gereja bukan sekedar gedung gerejanya. Contoh menjaga kesatuan gereja adalah tidak menarik jiwa-jiwa yang sudah berjemaat di gereja lain, menolak mendengarkan gosip tentang gereja, menerima gereja lokal dengan ketidaksempurnaannya.

  1. Mempraktekkan komitmen ibadah

Salah satu kunci keberhasilan dari suatu gereja adalah ketika seluruh jemaat memiliki komitmen yang kuat dalam beribadah. Contoh jemaat yang memiliki komitmen dalam beribadah adalah rajin datang ibadah dan FA, datang tepat waktu, tidak bermain HP atau ngobrol sendiri saat ibadah, dll.

  1. Mendukung keuangan gereja

Membantu keuangan gereja dapat dilakukan dengan mengembalikan Perpuluhan (sebelum atau sesudah kerja wajib perpuluhan). Semuanya itu harus kita berikan dengan rela hati, jangan dengan paksaan karena segala sesuatu yang dilakukan atau diberikan dengan paksaan, Tuhan tidak berkenan menerimanya. Cara lain yg dapat digunakan sebagai alternatif membantu keuangan gereja adalah memberi kolekte, benih berkat, membantu pembangunan gereja, dan lainnya.

 

BERTUMBUH

Setelah tertanam dan berakar kuat, proses selanjutnya adalah bertumbuh. Bertumbuh menunjukkan suatu tanda kehidupan. Tidak adanya pertumbuhan menandakan bahwa ada masalah pada tanaman tersebut.

 

Pandangan yang SALAH tentang pertumbuhan rohani:

  • Ingin cepat menjadi dewasa/instan
  • Kedewasaan ditentukan oleh berapa lama menjadi orang Kristen/senioritas di organisasi
  • Kedewasaan dilihat dari umur secara fisik
  • Kedewasaan dilihat dari keaktifan di gereja
  • Kedewasaan dilihat dari banyaknya pengetahuan
  • Kedewasaan dilihat dari lawatan

 

Pandangan yang BENAR tentang pertumbuhan rohani:

  • Bertumbuh yang sebenarnya adalah bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus, saat kita menunjukkan karakter Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari (Efesus 4:13-16).
  • Hanya Tuhan yang mampu membawa seseorang untuk bertumbuh menjadi dewasa, gereja/pembinaan hanyalah usaha penanaman dan penyiraman (1 Korintus 3:6).

 

Ada 2 faktor pendukung yang mempengaruhi pertumbuhan:

-Faktor Eksternal

Ada beberapa faktor di sekeliling kita yang sedikit banyak menentukan pertumbuhan kerohanian kita, contohnya dengan siapa kita bergaul, dimana kita tertanam, seberapa sering kita merenungkan firman Tuhan/ mendengarkan khotbah, apakah kita memiliki partner/ komunitas rohani.

-Faktor Internal

Faktor hati adalah faktor yang paling penting dalam pertumbuhan seseorang. Walaupun faktor eksternal kita sangat mendukung, tetapi tanpa disertai dengan kerendahan hati maka pertumbuhan keronian agaknya sulit terjadi. Tukang periuk akan maksimal dengan hasil kerjanya jika tanah liat yang dipakai sebagai bahan pembuat periuk bisa dengan mudah dibentuk.

 

BERBUAH

Tujuan dari kehidupan sebuah tanaman adalah untuk bertumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dinikmati orang lain. Apabila suatu pohon tidak dapat menghasilkan buah, maka sia-sialah pohon tersebut hidup.

”Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?” Matius 7: 16

Tujuan kita dipanggil adalah berbuah bagi kemuliaan Tuhan (Yohanes 15:16). Semua buah baik yang kita hasilkan bukan untuk memperoleh keselamatan ataupun mendapatkan berkat Tuhan, namun sebagai bentuk syukur kita kepada Tuhan karena Ia telah meneriman dan mengasihi kita terlebih dahulu.

 

Buah apa yang akan dihasilkan oleh orang percaya?

  • Buah pertobatan

Setelah kita bertobat, pasti ada perubahan dalam hidup kita sesuai dengan pertobatan kita (Matius 3:8).

  • Buah karakter

Waktu kita memberi hidup dipimpin oleh Roh Kudus, karakter kita yang lama akan semakin terkikis dan kita semakin dibentuk serupa dengan Kristus (Galatia 5:22).

  • Buah jiwa-jiwa

Setiap orang yang mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan akan memiliki hati yang mau memberitakan Kristus bagi orang lain (Matius 28:19).

Apakah anda mau tertanam di Youth Bethany?

  • YA, SAYA MAU
  • SAYA PIKIR-PIKIR DULU
  • SAYA TIDAK MAU

#RENUNGAN

Seberapa penting gereja lokal bagi kehidupan anda?

Karena saya mau bertumbuh dalam Tuhan maka saya harus bertumbuh di gerejaNya!”